Bolehkah Memilih Teman?
Jadi, “dengan siapa kita di sana” adalah nilai dari seberapa tinggi tingkat kebahagiaan kita. Sebab itu, sering kita dengar pepatah Arab yang menyatakan bahwa, “musuh yang cerdas lebih baik ketimbang teman yang kurang pandai”.
Anda percaya? Mari simak cerita berikut:
Seekor kera dan seekor hyena sedang berjalan melewati hutan. Hyena itu berkata, "Setiap kali aku lewat semak-semak itu seekor singa melompat dari dalamnya dan menganiayaku secara membabi buta. Aku tidak tahu mengapa demikian.”
"Tenang kawan. Kali ini aku akan berjalan bersamamu," kata kera, "dan membantumu melawan singa itu." Maka mereka mulai berjalan melewati semak-semak. Pada waktu itu singa itu menerkam hyena dan menganiayanya sampai hampir mati. Diwaktu yang bersamaan kera hanya mengamati peristiwa tersebut dari jarak yang aman pada sebuah pohon. Ia memanjatnya ketika sang singa keluar dari semak-semak.
"Mengapa engkau tidak melakukan sesuatu untuk membantuku?" keluh hyena.
Jawab kera itu, "Hmm.. engkau terdengar begitu banyak tertawa, aku pikir
engkau menang."
Moral of Story (MoS)nya: Kualitas teman selalu bersenyawa dengan kebahagiaan. Jadi, mari tingkatkan kebahagiaan kita dengan kualitas pergaulan yang istimewa.